Yusran Aspar Ketua DPD Gerindra Kaltim
Yusran Aspar Pimpin Gerindra Kaltim
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Timur akhirnya resmi dijabat Yusran Aspar, mantan anggota DPR RI yang kini menjabat Bupati Penajam Paser Utara ditunjuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menggantikan Ipong Muchlissoni yang berhasil menjabat Bupati Ponorogo Jawa Timur.

Kismanto Sastroamidjojo yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana harian (PLH) gerindra kaltim menuturkan pengukuhan yusran aspar sebagai ketua DPD gerindra kaltim dilakukan langsung oleh Prabowo Subianto bersamaan dengan pengukuhan sembilan ketua DPD Gerindra dari wilayah lain se indonesia di Bogor 29 Juli 2016 lalu yang bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Gerindra.

Yusran Aspar Pimpin Gerindra Kaltim

Sementara sejumlah nama yang sebelumnya digadang-gadang untuk mempimpin gerindra kaltim seperti Luther Kombong, Hendri Pailan Tandi Payung dan legislator DPRD Kaltim Sutrisno Toha harus berbesar hati karena ketua umum gerindra menjatuhkan pilihan kepada Yusran Aspar mantan ketua TIM pemenangan Prabowo - Hatta untuk wilayah PPU pada pilpres lalu untuk melanjutkan kepimpinan Gerindra Kaltim menggantikan Ipong Muchlissoni.

Karir politik Isran Noor kembali terguncang, mantan Bupati Kutai Timur dan Politisi Partai Demokrat ini kabarnya dilengserkan oleh 27 Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI yang menggelar rapat pleno pada 25 juli lalu dan menyatakan mosi tidak percaya pada Isran Noor dan menunjuk Haris Sudarno sebagai Pjs Ketua Umum.

Muthiah Alhasany Ketua Infokom DPN PKP Indonesia mengatakan pemecatan Isran Noor sesuai ART Pasal 23 dan Pasal 25, setelah mendengarkan Rekomendasi Dewan Pembina dan Kehormatan (Wabinhor).

Menurutnya, sesepuh dan pendiri PKP Indonesia juga mendesak agar mosi tidak percaya dari DPP-DPP kepada Isran Noor segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme organisasi guna menyelamatkan partai. Bahkan berbagai Korwil (Koordinator Wilayah) DPN PKP Indonesia meminta Isran Noor mengundurkan diri sebagai Ketua Umum.


Isran Noor Center - Surat resmi pengunduran diri disampaikan Isran Noor kepada Ketua DPRD Kutai Timur Mahyunadi bersamaan rapat paripurna tentang penandatanganan nota kesepakatan Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2015 di Gedung DPRD Kutai Timur, Sangatta, Kamis.

"Atas kehendak sendiri, saya menyatakan mundur dan berhenti sebagai bupati Kutai Timur," kata Isran Noor dalam sambutan pengantarnya, yang sontak membuat suasana ruang rapat paripurna hening.

Isran Noor, yang putra daerah asli Kelahiran Sangkulirang pada 20 September 1957, sebenarnya telah memberikan sinyal untuk mundur lebih cepat sejak beberapa pekan sebelumnya.

Saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sangatta Utara pada 10 Februari 2015, Isran Noor secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk mundur dari jabatan bupati yang diembannya sejak Februari 2011.

Dia tidak sedang bercanda saat itu, karena nada bicara dan mimik wajahnya tampak serius. Hampir semua yang hadir terkejut dan tidak menyangka Isran Noor mengeluarkan pernyataan yang tidak biasa di forum resmi.

Bahkan, Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu, sempat meminta persetujuan pejabat, kepala desa, ketua RW, RT, dan warga Kecamatan Sangatta Utara yang hadir di musrenbang mengenai rencana tersebut.
Isran Noor
Isran Noor: Apkasi dukung pemindahan ibukota
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Isran Noor mengatakan, pihaknya mendukung rencana pemindahan ibukota Jakarta ke lokasi lain, misalnya ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

"Kami setuju ibukota dipindahkan. Tetapkan saja! Tak perlu lagi ada opsi untuk rencana pemindahan ibukota Jakarta ke tempat lain," kata Isran saat menjawab pertanyaan dalam seminar "Mewujudkan Pertumbuhan Yang Berkeadilan dan Berkelanjutan" di Jakarta, Senin.
Isran Noor

Isran Noor syaratkan dukungan signifikan

Bupati Kutai Timur Isran Noor mensyaratkan dukungan masyarakat yang signifikan sebagai alasan dirinya maju ke Pilgub Kaltim (Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2013).

"Bagaimana mau maju kalau dukungan masyarakat itu tidak ada," kata Isran Noor di acara Halal Bihalal Isran Noor Center di Dome, Gedung Pertemuan dan Olahraga di Jalan Ruhui Rahayu Balikpapan, akhir pekan lalu.

Isran menyebutkan mekanisme survei sebagai salah satu cara untuk mengetahui dukungan masyarakat tersebut selain berbagai bentuk dukungan lain yang disampaikan masyarakat.
Isran Noor
Pilgub Kaltim - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) serta Bupati Kutai Timur Kanjeng Pangeran Haryo Mangkunegoro Ir H Isran Noor Msi menyatakan majunya dirinya pada pencalonan Pilgub Kaltim 2013-2018 bukan karena faktor ambisi pribadi. Namun adanya permintaan serta dukungan dari warga masyarakat Kaltim. Dan itulah adalah syarat utama bagi bakal calon nanti. 

"Bagaimana mau maju kalau dukungan masyarakat itu tidak ada. Nah untuk mengetahui dukungan itu ada syaratnya seperti survei kemudian dukungan-dukungan lain yang menjadi fakta itu sebagai dukungan," katanya pada acara halal bi halal gagasan Isran Noor Centre (INC), Sabtu (15/9) di gedung Dome.

Search

Buku Tamu

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Sahabat Blogger